Menu

Dark Mode
 

Daerah

BKAD se-Sulbar Bahas Sinkronisasi KUA-PPAS dan KEM-PPKF 2026

badge-check


					BKAD se-Sulbar Bahas Sinkronisasi KUA-PPAS dan KEM-PPKF 2026 Perbesar

Mamuju, Sekitarinfo.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) melalui Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) menggelar rapat koordinasi penyelarasan dokumen Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) dengan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) Tahun 2026, Kamis, 26 Juni 2025, bertempat di ruang rapat BPKPD Sulbar.

Rapat ini dipimpin oleh Kepala Bidang Anggaran dan Bina Kabupaten BPKPD Sulbar, Murdanil, didampingi Kasubid Bina Kabupaten, Amir Hamzah, serta diikuti para Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) dari seluruh kabupaten di Provinsi Sulawesi Barat.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari amanat Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2024 tentang Harmonisasi Kebijakan Fiskal Nasional, sekaligus implementasi dari program Training of Facilitator SPEKTRA melalui metode action learning. Sebelumnya, pelatihan tersebut dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan, Kementerian Keuangan RI, pada 2–5 Juni 2025 di Jakarta.

Dalam sambutannya, Murdanil menekankan pentingnya penyelarasan kebijakan fiskal pusat, provinsi, dan kabupaten.

“Penyelarasan ini merupakan langkah strategis agar arah kebijakan pembangunan daerah dapat terintegrasi dengan kebijakan fiskal nasional dan provinsi,” ujarnya.

Adapun tujuan utama dari penyelarasan ini adalah memastikan konsistensi kebijakan fiskal lintas pemerintahan, meningkatkan kualitas belanja daerah, serta menghindari tumpang tindih program dan anggaran. Upaya ini sekaligus diarahkan untuk mendukung capaian target kinerja nasional maupun daerah.

KEM-PPKF Tahun 2026 mengedepankan empat fokus strategi fiskal kewilayahan, yaitu:

  1. Ketahanan pangan

  2. Pembangunan desa, koperasi, dan UMKM

  3. Akselerasi investasi

  4. Pendidikan dan kesehatan yang berkualitas

Keempat sektor ini sejalan dengan misi “Panca Daya” Pemprov Sulbar dalam visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar, sehingga kolaborasi antara pemerintah provinsi dan seluruh kabupaten menjadi krusial dalam pelaksanaannya.

Evaluasi atas penyelarasan KEM-PPKF dan KUA-PPAS akan dilakukan serentak saat penyerahan dokumen KUA-PPAS kepada DPRD, sesuai dengan jadwal peraturan perundang-undangan yakni pada minggu kedua bulan Juli. Evaluasi pemerintah provinsi akan dilakukan oleh Kementerian Keuangan dan Kementerian Dalam Negeri, sementara untuk pemerintah kabupaten dilakukan oleh Gubernur bersama Kementerian Keuangan/Kemendagri.

Diskusi berlangsung konstruktif, mencakup sinkronisasi asumsi makro, indikator pembangunan, dan prioritas belanja daerah. Hasil rapat ini diharapkan menjadi acuan bersama dalam penyusunan dokumen perencanaan dan penganggaran tahun 2026 di seluruh kabupaten/kota se-Sulawesi Barat.

Kepala BPKPD Sulbar, Masriadi Nadi Atjo, menyampaikan komitmen pihaknya dalam memperkuat koordinasi fiskal antarwilayah.

“Melalui forum ini, BPKPD Sulbar berkomitmen memperkuat peran provinsi sebagai wakil pemerintah pusat di daerah dalam pembinaan dan koordinasi dengan seluruh pemerintah kabupaten guna meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah secara terintegrasi dan efektif,” tegasnya.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selengkapnya

DPRD Sulbar Susun Jadwal Masa Persidangan Lewat Rapat Bamus

3 March 2026 - 20:50 WITA

Pemprov dan DPRD Sulbar Tinjau Lokasi Kebakaran 29 Rumah di Polewali Mandar, Pastikan Penanganan Cepat dan Tepat

2 March 2026 - 20:55 WITA

DPRD Sulbar Terima Kunjungan TVRI, Bahas Sosialisasi Piala Dunia FIFA 2026

2 March 2026 - 20:53 WITA

Sekwan DPRD Sulbar Hadiri Rakor Tingkat Menteri Persiapan Operasi Ketupat 2026

2 March 2026 - 20:50 WITA

DPRD Sulbar Hadiri Safari Ramadhan Pemprov di Mamuju Tengah, Resmikan UPTD Samsat

23 February 2026 - 20:56 WITA

Trending on Advertorial